Humas Kaltara
Facebook
Twitter
Instagram
Youtube
Facebook
Twitter
Instagram
Youtube

11 Januari, Penerbangan dengan SOA Penumpang Terbang Perdana

10 Januari 2021

Program SOA Penumpang

 

TANJUNG SELOR - Program Subsidi Ongkos Angkut (SOA) Penumpang yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2021 dijadwalkan terbang perdana pada, Senin (11/1). Adapun rutenya, Tarakan-Long Bawan, Malinau-Long Pujungan, dan Malinau-Long Alango.

Pada SOA Penumpang tahun ini, melalui APBN total ada sebanyak 16 rute penerbangan. Dan, ada 4 rute untuk jembatan udara SOA Barang atau Kargo.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Taupan Madjid mengungkapkan, adapun rincian rutenya meliputi Tarakan-Long Bawan (PP), Long Bawan-Malinau (PP), Long Apung Malinau (PP), Long Apung-Tanjung Selor (PP), Long Nawang-Nunukan (PP),Long Bawan-Tanjung Selor (PP), Tarakan-Maratua (PP),Malinau-Mahak Baru (PP). Lalu, Malinau-Long Layu (PP), Malinau-Binuang (PP), Malinau-Long Alango (PP), Malinau-Long Pujungan (PP), Malinau-Data Dian (PP), Malianu-Long Sule (PP) serta Nunukan-Binuang (PP), dan Nunukan-Long Layu (PP).

“Kalau tidak ada halangan, Insya Allah besok (11 Januari 2021, Red.) itu penerbangan perdana. Untuk anggarannya berapa, dari pusat belum merilis. Mungkin sembari menunggu penerbangan perdana besok,” kata Taupan yang didampingi Kepala Bidang Perhubungan Udara dan Perkeretaapian, Andi Nasuha.

Taupan menambahkan, masih di program yang sama, pada APBD Kaltara tahun ini program SOA Penumpang juga akan kembali dilanjutkan. Anggarannya sekitar Rp 13,6 miliar lebih. “Anggarannya sudah ada, nilainya tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Sesuai dengan arahan Gubernur, secepatnya akan dilakukan lelang,” ungkapnya.

Hadirnya program SOA baik penerbangan orang maupun barang atau kargo, diharapkan dapat meringankan ongkos transportasi masyarakat di wilayah pedalaman dan perbatasan serta mampu mengurangi disparitas harga kebutuhan pokok.

“Yang jelas, mulai besok lewat program SOA yang didanai APBN, masyarakat khususnya warga Kaltara sudah bisa keluar masuk wilayahnya,” timpalnya.(humas)


Bagikan Artikel ini