ID | EN
Beranda Berita

Gubernur Dianugerahi Gelar Kehormatan

10 Maret 2016 178

FOTO BERSAMA: Gubernur kaltara Irianto Lambrie berfoto bersama sejumlah tokoh adat usai menerima gelar kehormatan dalam kesempatan kunjungannya ke Kecamatan Krayan NUNUKAN - Kunjungan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr H Irianto Lambrie ke Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan mendapat meriah dari masyarakat setempat. Karena, untuk pertama kali sejak dilantik menjadi Gubernur definitif pertama di provinsi termuda ini, Irianto menyempatkan diri untuk mengunjungi Krayan. Dalam acara tersebut, Irianto mendapat gelar kehormatan dari kepala adat besar yang ada di Krayan dengan nama “Pun Pudut Bawang”. Menurut salah seorang warga, nama tersebut memiliki arti, bapak pelopor pembangunan. Dengan diberikannya gelar tersebut, masyarakat Krayan berharap kepemimpinan Gubernur Kaltara, dapat mewujudkan pembangunan SDM yang lebih baik untuk membawa Kaltara menjadi yang terdepan. “Kami berterima kasih kepada pak Gubernur, karena telah memberikan perhatian kepada Kecamatan Krayan,” ujar warga tersebut. Selain itu, gelar tersebut pantas disematkan, karena sewaktu menjabat sebagai Penjabat (Pj) Gubernur, Irianto telah mengunjungi daerah tersebut sebanyak tiga kali dalam dua tahun. Hal ini, dibuktikan dengan surat keputusan yang ditunjukkan camat Krayan, Jefri. “Hal tersebut memang benar, sewaktu menjadi Pj Gubernur, beliau telah berkunjung kesini sebanyak tiga kali,” jelasnya. Selain keputusan sidang adat, diberikannya gelar kehormatan tersebut merupakan aspirasi dari semua kepala desa dan tokoh agama serta adat se-Krayan sebelum pelaksanaan lokakarya dilaksanakan pada Selasa (8/3) lalu. Sementara itu, Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie, mengapresiasi atas gelar yang diberikan kepadanya. “Saya ucapkan terima kasih, kepada masyarakat Krayan yang telah memberikan gelar kehormatan ini,” ujar Irianto. Untuk itu, dia mengajak seluruh masyarakat Krayan agar dapat mengawal pembangunan yang ada di Kaltara. Salah satunya untuk mewujudkan nawacita ketiga Presiden RI membangun Indonesia dari pinggiran.

Berita Terkait