ID | EN
Beranda Berita

6 Bangunan Pemprov Siap Diresmikan Tahun Ini

13 Februari 2020 205

Ilustrasi
Sejumlah kegiatan pembangunan yang didanai melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), telah tuntas 100 persen. Setidaknya terdapat enam proyek pembangunan yang siap diresmikan tahun ini.

Antara lain Toko Indonesia, ruang kuliah STIE Bulungan-Tarakan, bangunan ruang kelas SMAN 1 Tanjung Selor, Guest House Pemprov Kaltara di Tarakan, Gedung Perpustakaan dan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Kaltara yang berada di Tanjung Selor.

Untuk Toko Indonesia, lokasinya di Long Bawan, Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan. Proyek ini dikerjakan sejak tahun 2017, dan mendapat tambahan alokasi APBD tahun 2019 sebesar Rp 6,5 miliar untuk penyelesaiannya. "Proyek ini menghabiskan kurang lebih Rp 16,8 miliar. Walau pembangunannya banyak tantangan karena harus memasukkan material lewat Sabah (Malaysia), Alhamdulillah toko itu selesai juga dan segera kita resmikan," tutur Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, Kamis (12/2). 

Selain pemerataan pembangunan bidang ekonomi, Gubernur Kaltara juga memprioritaskan pembangunan pendidikan tinggi. Salah satunya melalui program pembangunan ruang kuliah STIE Bulungan-Tarakan. Proyek ini menelan dana Rp 8 miliar. "Belanja ini ikut dalam upaya kita membangun sumber daya manusia agar bisa berdaya saing. Jika ruang kuliah bagus, mahasiswa tentu merasa nyaman mengikuti perkualiahan," ujarnya. 

Selanjutnya, melalui bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang masuk dalam APBD Provinsi Kaltara 2019, Pemprov melakukan kegiatan pembangunan dan peningkatan ruang kelas SMA Negeri 1 Tanjung Selor. Anggarannya mencapai Rp 16 miliar. Melengkapi pembangunan bidang pendidikan, Pemprov juga segera meresmikan Perpustakaan Daerah di Tanjung Selor yang pembangunannya mencapai Rp 15 miliar. "Pembangunan SMA 1 dan Perpusatakaan Daerah sama-sama dengan dana DAK," terang Irianto. 

Pembangunan guest house di Kota Tarakan senilai Rp 23,4 miliar juga telah rampung dan siap diresmikan tahun ini. Kantor Perwakilan Pemprov di Jakarta juga telah tuntas pembangunannya dengan anggaran senilai Rp 68 miliar yang mencakup penyediaan lahan dan barang interior seperti mebeler. 

Di bidang kesehatan, telah diselesaikan pembangunan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) senilai Rp 9 miliar. Bapelkes akan menjadi pusat studi peningkatan kapasitas dan keahlian tenaga kesehatan. “Kita tidak jauh lagi mengirim tenaga-tenaga kesehatan kita pelatihan di Samarinda atau Makassar. Cukup di Tanjung Selor. Selain dokter dan perawat, juga bisa dilaksanakan pelatihan-pelatihan tenaga fungsional lain,” pungkasnya.(humas)

Berita Terkait