ID | EN
Beranda Berita

Awal 2020, Harga TBS Relatif Naik

14 Januari 2020 113

rapat tim penetapan harga pembelian TBS kelapa sawit produksi pekebun Kaltara
TANJUNG SELOR – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di wilayah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) relatif meningkat pada awal tahun ini. Ini berdasarkan pada hasil rapat tim penetapan harga pembelian TBS kelapa sawit produksi pekebun Kaltara, yang digelar belum lama ini di Kota Tarakan.

Disebutkan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kaltara, Andi Santiaji Pananrangi, penetapan harga TBS itu didasarkan pada data dan informasi yang dikumpulkan dari 13 perusahaan kelapa sawit (PKS) di Kaltara. Lalu dibahas pada pertemuan yang rutin digelar pada minggu pertama awal bulan berikutnya. “Pembahasan harga TBS awal 2020 ini, sumber datanya adalah harga pembelian TBS periode Desember 2019 dan Januari 2020,” kata Santiaji.

Tren kenaikan harga TBS kelapa sawit di Kaltara tersebut, dipaparkan Santiaji, terhitung sejak November 2019. Saat itu, dengan umur tanaman 10 hingga 20 tahun sebesar, harga TBS-nya dari Rp 1.406,25 per kilogram naik menjadi 1.599,21 per kilogam. Lalu, harga CPO sebelumnya Rp 7.226,04 per kilogram menjadi Rp. 8.036,77 per kilogram. Sementara harga kernel dari Rp 3.389,07 per kilogram menjadi Rp 3.720,28 per kilogram. Dimana, kenaikan indeks K dari 81,90 persen menjadi 83,84 persen. “Hasil keputusan tim pada rapat bersifat mengikat dan berlaku untuk setiap transaksi jual beli TBS kelapa sawit produksi pekebun di Kaltara Desember 2019 dan Januari 2020,” tutupnya.(humas)

Berita Terkait