ID | EN
Beranda Berita

Bunyu Diusulkan Berstatus Pulau Terluar 14 Juni 2018 509

 

PERHATIAN : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie saat melakukan kunjungan kerja ke Pulau Bunyu, beberapa waktu lalu.

TANJUNG SELOR – Untuk lebih memaksimalkan pembangunan di wilayah kepulauan yang ada di Kalimantan Utara (Kaltara), Pemerintah Provinsi (Pemprov) melakukan berbagai upaya. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Pulau Bunyu, Kabupaten Bulungan. Pemprov telah mengusulkan ke pusat, agar Bunyu masuk dalam daftar pulau yang berstatus pulau terluar. “Usulan ini telah kami sampaikan ke pusat, melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolhukam). Kita berharap dapat ditindak lanjuti,” ungkap Sanusi, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Provinsi (Setprov) Kaltara, beberapa waktu lalu.

Usulan itu, kata dia, sudah direspon. Pihak Kemenkopolhukam menjelaskan bahwa daerah yang dapat dikategorikan sebagai pulau terluar haruslah memiliki kriteria sesuai aturan yang ada. Sanusi menjelaskan, bahwa selain sisi aturan, ada hal lain yang perlu dipertimbangkan. Yaitu mengenai potensi yang dimiliki Pulau Bunyu. “Pulau Bunyu memiliki potensi yang besar, baik dari sisi sumber daya alamnya, maupun dari sisi letaknya yang strategis. Baik untuk sosial kemasyarakatan, maupun untuk pertahanan,” jelas Sanusi.

Dikatakan, pengajuan Pulau Bunyu untuk masuk di deretan pulau terluar, adalah sebagai upaya untuk dapat mempercepat pembangunan di pulau tersebut. Selain itu bercermin dari Pulau Kakaban, Kabupaten Berau (Provinsi Kalimantan Timur), yang juga statusnya masuk pulau terluar, dan banyak menerima bantuan dari pemerintah pusat.

Sanusi menambahkan, tanggapan dari Kemenkopolhukam telah menegaskan bahwa akan menyampaikan usulan ini ke Sekretariat Kepresidenan untuk dibahas lebih jauh, sebagai bahan revisi. “Kita masih menunggu hasilnya, karena penentuannya bukan dari kita, tapi dari pemerintah pusat,” tuntasnya.(humas)

Berita Terkait