ID | EN
Beranda Berita

Kaltara Summit 2014 Digelar di Tarakan

08 April 2014 138

Tanjung Selor,- Untuk merumuskan program nyata sebagai kerangka acuan pembangunan Kalimantan Utara kedepan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara akan menggelar Rembuk Masyarakat Kalimantan Utara (Kaltara Summit 2014). Kegiatan yang akan menghadirkan pakar dan ahli di bidangnya akan dilaksanakan di Tarakan, Selasa (15/4) mendatang.

Penjabat Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie mengatakan selain para pakar dari Perguruan Tinggi (PT) yang telah menandatangani kerjasama dengan Pemprov Kaltara. Rembuk juga mengundang narasumber dari Jakarta, bupati/walikota se-Kaltara, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda hingga pengusaha yang melakukan aktivitasnya di Kaltara.  Tema yang diusung yaitu 'Merajut Masa Depan Kaltara yang Mandiri, Maju dan Sejahtera'.

“Rembuk ini merupakan forum silaturahmi bagi seluruh elemen masyarakat yang merasa ikut memiliki dan bertanggung jawab terhadap masa depan Kaltara,”ungkap Irianto saat rapat persiapan pelaksanaan Kaltara Summit 2014 di gedung serba guna, Senin (7/4).

Kehadiran para pakar dan narasumber, menurut Irianto sangat penting. Sebab mereka akan memberikan masukan, saran dan pendapat untuk percepatan pembangunan di Kaltara mulai dari bidang pemerintahan, pelayanan dasar, ekonomi hingga infrastruktur. Rangkuman Kaltara Summit 2014 akan diusulkan dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kaltara yang akan dilaksanakan, Rabu (16/4) mendatang. Selain itu akan dimasukan dalam penyusunan RPJP dan RPJM Kalimantan Utara.

Irianto mengatakan kegiatan Kaltara Summit 2014 sangat strategis. Sebab Kaltara yang merupakan Daerah Otonomi Baru (DOB) memiliki  kekuatan dan peluang khususnya sumber daya alam yang melimpah. Namun disisi lain memiliki kelemahan dan tantangan yang harus bisa diatasi dengan cepat. Dengan demikian Kaltara mampu berlari cepat sehingga bisa mandiri, maju dan memiliki daya saing serta sejajar dengan provinsi lainnya.

“Potensi dan peluang yang dimiliki Kaltara sangatlah besar. Semuanya harus bisa dimanfaatkan untuk kemajuan pembangunan daerah. Karenanya pemikiran dan sumbang saran para narasumber sangat penting untuk penataan dan percepatan pembangunan di Kaltara,”ungkapnya.  (drm/ayp/hmsprov)

 

 

 

Berita Terkait