Mohon tunggu sebentar...

ID | EN
Beranda Berita

Rabu, Disdikbud Gelar TUK Guru Non PNS 13 Februari 2018 756

sigit muryono

 TANJUNG SELOR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar Uji Kompetensi Guru Non Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pada SMA, SMK dan SLB Negeri Provinsi Kaltara. Ujian kompetensi guru ini digelar pada Rabu (14/2) di 5 zona berdasarkan kabupaten dan kota serta lokasi terdekat. Kelima zona itu, yakni Zona I SMA Negeri 1 Tanjung Selor, Zona II SMA Negeri 1 Malinau, Zona III SMK Negeri 2 Tarakan, Zona IV SMK Negeri 1 Nunukan dan Zona V SMA Negeri 1 Krayan. “Ada 597 guru non PNS yang akan menyertai UKG ini. Masing-masing untuk Malinau 178 guru, Nunukan 177 guru, Bulungan 157 guru, Tarakan 64 guru, dan Tana Tidung 21 guru,” kata Kepala Disdikbud Provinsi Kaltara Sigit Muryono.

Adapun dasar pelaksanaan kegiatan ini, jelas Sigit yakni Undang-Undang (UU) Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Lalu, Peraturan Pemerintah (PP) No. 74/2008 tentang Guru, dan PP No. 19/2017 tentang Perubahan Atas PP No. 74/2008 tentang Guru. “Didalam Pasal 2 PP 19/2017 disebutkan, guru wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional,” ungkap Sigit.

Kegiatan ini sendiri dimaksudkan, sebagai salah satu sistem monitoring dan evaluasi terhadap peta kebutuhan guru dalam rangka efektivitas upaya pemerintah daerah dalam pemenuhan kebutuhan guru dan tenaga kependidikan yang profesional. “Jadi, akan digelar Tes Uji Kompetensi (TUK) guru non PNS pada SMA, SMK dan SLB Negeri se Kaltara. Hasil TUK sendiri, akan menjadi bahan pemetaan kebutuhan guru non PNS. Baik alokasi, distribusi, dan penentuan jumlah sebagaimana ketentuan yang ada,” urai Sigit. Hasil pemetaan kebutuhan dan alokasi guru non PNS itu sendiri, menjadi pijakan program peningkatan kualifikasi, kompetensi dan sertifikasi guru Disdikbud Kaltara.

Sistem TUK bersifat online. Disini, Disdikbud bekerja sama dengan Ruangguru.com, sebuah perusahaan teknologi terbesar dan terlengkap di Indonesia yang berfokus pada layanan berbasis pendidikan dan telah memiliki lebih dari 6 juta pengguna serta telah mengelola lebih dari 150 ribu guru yang menawarkan jasa di lebih 100 bidang pelayanan. “Hasil TUK kemitraan dengan ruangguru.com ini hanyalah salah satu kriteria dalam menentukan pemetaan kebutuhan guru non PNS. Masih ada kriteria lain yang digunakan. Antara lain, Data Dapodik (Data Pokok Pendidikan), kualifikasi S1 (Strata Satu), distribusi dan rombongan belajar pada sekolah,” tuntas Sigit.(humas)

Berita Terkait